Home » Oase Iman » Surat Terbuka untuk Para Suami
Advertisement
Donasi Buku Panduan Bulan Ramadhan

suratkarna Surat Terbuka untuk Para SuamiKelak apa yang akan kutulis ini akan menjadi penyemangat dan motivasi dalam hidup kita, kuharap…

Apa yang menjadi target pertamamu saat mulai melangkahkan kaki pertamamu berangkat bekerja ya? Apakah pekerjaan-pekerjaan di kantor atau keluarga kita menjadi peringkat pertama dalam pikiranmu? Berada dalam peringkat berapakah kami ini?

Aku tahu kalau kamu bekerja dalam status fisabilillah dan kejadian sepanjang jam kerjamu adalah jihad, aku tahu Suamiku. Sehingga aku berdoa setiap keberangkatanmu ke kantor sambil tetap mengharapkan tak ada hal yang merisaukan hati terjadi sampai kamu pulang kerumah, kembali berkumpul dengan keluarga kecil kita di rumah mungil yang penuh sejarah.

Advertisement
Pasang Iklan Di Sini

Ku rasa tulisanku ini mewakili isi hati para Isteri yang setia menungu kedatangan suaminya dirumah dengan sepenuh jiwa. Seperti perasaanku menunggu kedatanganmu di teras depan kita senja hari atau di ruang tamu bila kamu pulang malam bahkan dini hari menyapa. Sering aku memutar otak supaya bisa memasak dan be-beres efektif, sehingga aku sudah rapi saat kamu tiba sepulang bekerja.

Wahai mujahid, bangunlah! Mari aku semangati kamu dengan kata-kata penyejuk, energi positif keluarga kita yang akan selalu dialirkan padamu, dengan mata yang selalu menyambut ceria, dengan teliga yang selalu siap mendengar keluh kesahmu, dengan tangan terbuka menyambut salam-mu, dengan perhatian penuh mendengar ceritamu dari jalan sana dan dengan harap menyimak nasihat-nasihat darimu.

Hanya kepada Allah ku memohon agar jangan Dia pisahkan aku darimu bahkan jika pun begitu, kuharap saat itu aku telah siap melepasmu. Dan yang paling ku harap berpisah darimu tak pernah terjadi.

Tak ada maksud apa-apa aku menuliskan ini, hanya sebuah catatan dari sudut hati yang hanya bisa diungkap lewat barisan kata penuh makna. Kusadarai esok tlah menanti yaitu mereka, ummat tersebar di bumi yang menunggu aksimu sepanjang hari.

Kamu kan slalu kucinta… :-)

*Saat menunggu kedatangannya kerumah*

By http://hijausurga.multiply.com
(Ummu Alia/eramuslim.com)

Download This Article in PDF File with


If You Like "Surat Terbuka untuk Para Suami", Share This to Your Friends

Digg
stumbleupon
Delicious
facebook
twitter
reddit
lintasberita
Print Friendly and PDF

Related Post for Surat Terbuka untuk Para Suami


  • Mengaku atau Tidak, Penganut Ajaran Syiah Tetap Sesat


    Mengaku atau Tidak, Penganut Ajaran Syiah Tetap Sesat
    Mengaku atau Tidak, Penganut Ajaran Syiah Tetap SesatReviewed by Admin on May 7Rating: 4.5Usai bedah buku “Potret Ulama” di Masjid kompleks Darul Hikam wal Ihsan, Bandung, pada Ahad (6/5/2012), KH Athian Ali Muhamad Da’i,  selaku Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), menerangkan tentang status para dai yang menyebarkan agama Syiah.   “Mereka yang berkeyakinan terhadap paham-paham

  • Yang Galau Menanti Jodoh


    Yang Galau Menanti Jodoh
    Yang Galau Menanti JodohReviewed by Admin on May 6Rating: 4.5Sebagaimana kematian, rejeki, dan ajal, jodoh adalah rahasia Allah swt yang tidak dapat kita duga kedatangannya. Banyak insan menjadi resah tak berujung, saat usia kian bertambah namun jodoh tak juga datang menghampiri. Sementara di luar sana, teman dan kerabat tak henti bertanya kapan si lajang akan

  • Larangan Berdebat dalam Masalah Agama


    Larangan Berdebat dalam Masalah Agama
    Larangan Berdebat dalam Masalah AgamaReviewed by Admin on May 5Rating: 4.5Ahlus Sunnah wal Jama’ah Melarang Perdebatan dan Permusuhan Dalam Agama. Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang dari hal tersebut. Dalam Ash-Shohihain dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda : اِقْرَأُوْا الْقُرْآنَ مَا ائْتَلَفَتْ عَلَيْهِ قُلُوْبُكُمْ فَإِذَا اخْتَلَفْتُمْ فَقُوْمُوْا عَنْهُ “Bacalah Al-Qur`an selama hati-hati kalian


blog comments powered by Disqus

YGenNet in Facebook

YGenNet in Twitter