Home » Artikel Islami » Analisa » JIL, Agen Barat Yang Mau Menjauhkan Kaum Muslimin dari Ajaran Islam
Advertisement
Donasi Buku Panduan Bulan Ramadhan

anti jil JIL, Agen Barat Yang Mau Menjauhkan Kaum Muslimin dari Ajaran IslamPemikiran liberal mulai muncul di peradaban Barat, bukan dari Islam. Tercatat, mulai pada awal abad pertama Masehi yang pada saat itu kekuasaan dunia berada di bawah Imperium Romawi.

Perkembangannya terus berlanjut pada abad pertengahan. Ketika itu terjadi gerakan Reformasi Gereja disertai dengan munculnya para pemikir yang menentang dominasi Gereja, menghendaki disingkirkannya agama dari kehidupan dan menuntut kebebasan.

Pada abad-abad selanjutnya, pemikira itu mulai berubah menjadi seruan untuk memisahkan agama dari kehidupan. Revolusi Perancis tahun 1789 dianggap sebagai puncak penentangan terhadap gereja yang akhirnya memisahkan dari masyarakat, negara, dan politik. Sejak itulah lahir sekularisme-liberalisme yang menjadi dasar bagi seluruh konsep ideology dan peradaban Barat.

Advertisement
Pasang Iklan Di Sini

Salah satu ideologi Dunia Barat yang saat ini dipropagandakan kepada umat Islam adalah pemikiran liberal (liberalism). Liberal bisa diartikam “bebas dari batasan” atau “bebas tanpa batas”. Konsep ini tentunya sangat tidak cocok digunakan oleh orang yang mengaku muslim, karena liberalism menawarkan konsep kehipan yang bebas dari pengawasan. Liberalisme Islam berarti membebaskan manusia dari dogma, norma, dan ajaran Islam. Sedangkan inti dari Islam adalah ajarannya itu sendiri.

Sejarah mencatat, ada beberapa tokoh penting yang melahirkan dan meneruskan gagasan liberalisme, diantaranya Syah Waliyullah dari India (1703-1762), Aqa Muhammad Bihbihani dari Iran (1790), Rifa’ah Rafi al-Tahtawi dari Mesir (1801-1873), Shihabuddin Marjani dari Rusia (1818-1889), Ahmad Makhdun dari Bukhara (1827-1897).

Kemudian di India muncul Sir Sayyid Ahmad Khan (1817-1825) dan Amir Ali (1879-1928) serta Asat Ali Asghar Fyzee (1889-1981). Lalu muncul Qasim Amin dari Mesir (1865-1908), Ali Abd. Raziq (1888-1966). Dan dilanjutkan oleh Muhammad Khalafullah (1926-1997). Di Al-Jazair, muncul nama Muhammad Arkoun (1928). Di Pakistan, ada nama Fazlur Rahman. Di Indonesia muncul Nurcholis Madjid (murid Fazlur Rahman di Chicago) yang memelopori firqah liberal bersama Djohan Effendi, Ahmad Wahib, dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa penjajahan yang terjadi di Indonesia selama berabad-abad lamanya, membawa berbagai misi dan kepentingan. Salah satunya adalah penanaman pemikiran-pemikiran sekuler sebagai akar liberalisme yang dilakukan oleh Pemerintah Belanda melalui politik etisnya.

Indonesia merupakan lahan subur untuk tumbuhnya berbagai bentuk pemikiran, termasuk diantaraya pemikiran liberal. Liberalisasi pun merambat ke berbagai sendi, mulai dari politik, ekonomi, dan yang paling penting adalah liberalisasi agama. Dalam bidang agama, faham liberal terwujud dalam konsep pembaharuan (modernism). Konsep ini memandang bahwa ajaran agama harus tunduk di bawah nilai-nilai peradaban Barat.

Khusus dalam Islam, liberalisasi terjadi pada berbagai segi, mulai dari liberalisasi aqidah, melalui penyebaran faham pluralism agama, liberalisasi syariah, melalui perubahan metedelogi ijtihad, dan liberalisasi konsep wahyu, melalui dekonstruksi terhadap Al-Qur’an.

Gerakan pemikiran Islam baru yang disebut Islam Liberal memiliki konsep penyelerasan norma Islam dengan faham liberal yang berusaha mengembangkan gagasan keislaman yang bersifat toleran, terbuka, dan progresif, serta tidak menaruh kecurigaan terhadap segala sesuatu yang berasal dari Barat atau dari luar Islam.

Konsep-konsep pengusung Islam liberal cenderung lebih kepada penghancuran norma-norma Islam melalui faham liberal dengan berusaha menjauhkan umat Islam dari ajaran agamanya sendiri. [Desastian/voa-islam.com]

Download This Article in PDF File with


If You Like "JIL, Agen Barat Yang Mau Menjauhkan Kaum Muslimin dari Ajaran Islam", Share This to Your Friends

Digg
stumbleupon
Delicious
facebook
twitter
reddit
lintasberita
Print Friendly and PDF

Related Post for JIL, Agen Barat Yang Mau Menjauhkan Kaum Muslimin dari Ajaran Islam


  • Sarang Baru Aktivitas JIL: Dari Utan Kayu ke Komunitas Salihara


    Sarang Baru Aktivitas JIL: Dari Utan Kayu ke Komunitas Salihara
    Sarang Baru Aktivitas JIL: Dari Utan Kayu ke Komunitas SaliharaReviewed by Admin on May 5Rating: 4.5Nongkrong di komunitas liberal ”Salihara” ibarat duduk di atas bara. Setiap kali menyimak obrolan anak-anak muda di komunitas itu, bisa membuat gendang telinga ini mendidih. Pembicaraan mereka adalah seputar penolakan terhadap syari’at, menggunjing gerakan Islam anti-liberal, hingga meledek penegak amar

  • Penganut Syiah Husein bin Hamid Al Attas Ditantang Mubahalah!


    Penganut Syiah Husein bin Hamid Al Attas Ditantang Mubahalah!
    Penganut Syiah Husein bin Hamid Al Attas Ditantang Mubahalah!Reviewed by Admin on May 5Rating: 4.5Akhir- akhir ini keberadaan aliran sesat semakin merisaukan umat islam di indonesia. Diantara aliran sesat tersebut ada yang berani terang terangan seperti Ahmadiyah, JIL atau yang masih taqiyyahseperti Syiah. Diantara penyebar fikroh Syiah, tetapi ia enggan disebut dirinya penganut Syiah adalah

  • Modus Pemurtadan dalam Buku Pendidikan Karakter Pendidikan Agama Islam


    Modus Pemurtadan dalam Buku Pendidikan Karakter Pendidikan Agama Islam
    Modus Pemurtadan dalam Buku Pendidikan Karakter Pendidikan Agama IslamReviewed by Admin on May 3Rating: 4.5Materi pengayaan pendidikan karakter yang terdapat dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) seharusnya lebih menguatkan nilai-nilai ketauhidan siswa , khususnya yang beragama Islam. Bukan malah melunturkan akidah dengan menyelipkan nilai-nilai sekularisme, pluralisme dan liberalisme. Inilah bentuk potret buram pendidikan agama


blog comments powered by Disqus

YGenNet in Facebook

YGenNet in Twitter