Home » Artikel Islami » Analisa » Kembali, Ketua MUI Pusat Ngotot Syiah Tidak Sesat
Advertisement
Donasi Buku Panduan Bulan Ramadhan

umar syihab Kembali, Ketua MUI Pusat Ngotot Syiah Tidak SesatKetua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Umar Shihab tak sependapat dengan MUI Jawa Timur yang menyebut aliran Syiah sesat. Umar menegaskan bahwa MUI tidak pernah mengeluarkan fatwa bahwa ajaran Syiah sebagai aliran sesat.

Mengenai insiden pembakaran pesantren Syiah di Sampang, Madura beberapa waktu lalu, Umar berpendapat insiden hanyalah ditumpangi pihak-pihak yang ingin mengadu domba umat Islam dengan kedok ajaran Syiah yang dituding sesat.

“MUI tidak pernah menyatakan bahwa Syiah itu sesat. Syiah dianggap salah satu mazhab yang benar sama halnya dengan ahli sunnah wal jama’ah ialah mazhab yang benar dan mazhab dua tersebut sudah ada sejak awal Islam,” katanya saat ditemui okezone di kediamannya, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (1/1/2012).

Advertisement
Pasang Iklan Di Sini

Kendati pun ada perbedaan pandangan, kata dia, Islam juga tidak pernah menghalalkan kekerasan, apalagi perusakan tempat ibadah dan majelis taklim seperti terjadi di Sampang.

“Kita menginginkan ukhuwah islamiyah dan jangan antara kita saling menyesatkan. Mungkin adanya (insiden pembakaran) karena adanya provokator yang menyatakan bahwa ajaran syiah itu sesat,” ujarnya.

Ajaran Syiah, tegas dia, sudah diakui di dunia islam sebagai mazhab yang benar sampai saat ini. “Karena itu jangan kita membuat peryataan yang bisa mengeluapkan gejolak di tengah-tengah masyarakat kita dan bisa menyebabkan korban, korban harta dan lain-lain,” tutupnya.

Pernyataan Tahun 2007

Pernyataan bahwa Syiah tidak sesat bukan kali ini saja dikatakan Umar. Sebelumnya, pada tahun 2007, Umar pernah melontarkan hal senada ketika Redaksi Syiar mewancarainya mengenai Syiah.

“MUI tidak menganggap bahwa salah satu mazhab itu benar. Kita berdiri di semua pendapat bahwa semua mazhab itu benar. Begitu juga terhadap mazhab lain, mazhab Syiah misalnya. MUI berprinsip, bahwa kalau dunia Islam sudah mengakui Syiah sebagai mazhab yang benar, lalu kenapa MUI harus menolak?” tegasnya.

Umar pun mengatakan fatwa waspada yang dikeluarkan MUI pada tahun 1984 sudah tidak lagi berlaku.

“Ya, itu pada tahun 84. Sekarang eranya sudah lain. Fatwa itu bisa berubah karena perubahan kondisi. Di Sunni sendiri juga ditetapkan seperti itu, bahwa fatwa bisa berubah karena perbedaan kondisi. Karena perbedaan tempat, Imam Syafii sendiri pernah mengubah fatwanya ketika beliau pindah ke Mesir dari Irak,” imbuhnya.

“Begitu juga dengan beberapa fatwa lain di MUI. Saya bisa kasih contoh fatwa tentang aborsi. Semua aborsi itu dilarang. Islam tidak pernah membenarkan aborsi. Tapi, kemudian terjadi perubahan kondisi di mana terjadi kehamilan akibat perkosaan, sehingga aborsi pada kondisi tersebut dikecualikan,” sambungnya.

Terkait beberapa kasus dimana ulama daerah menisbahkan dirinya kepada fatwa MUI Pusat tahun 1984 atau fatwa ulama lain yang menyatakan Syiah itu sesat, Umar kembali menegaskan bahwa Syiah tidak sesat.

“Sekali lagi, kita tidak pernah menyatakan Syiah itu sesat. Kita menganggap Syiah itu salah satu mazhab dalam Islam yang dianggap benar. Mengapa saya nyatakan demikian? Karena dunia Islam sendiri mengakui keabsahan mazhab ini,” katanya.

“Apabila ia sesat, mustahil dan tidak boleh ia masuk ke Masjdil Haram. Kenapa mereka boleh masuk ke Masjidil Haram? Itu artinya orang Saudi sendiri mengakui bahwa mereka tidak sesat. Ia tetap Muslim, hanya saja mazhabnya berbeda dengan kita,” tambahnya. (Pz/berbagai sumber/eramuslim.com)

Download This Article in PDF File with


If You Like "Kembali, Ketua MUI Pusat Ngotot Syiah Tidak Sesat", Share This to Your Friends

Digg
stumbleupon
Delicious
facebook
twitter
reddit
lintasberita
Print Friendly and PDF

Related Post for Kembali, Ketua MUI Pusat Ngotot Syiah Tidak Sesat


  • Mengaku atau Tidak, Penganut Ajaran Syiah Tetap Sesat


    Mengaku atau Tidak, Penganut Ajaran Syiah Tetap Sesat
    Mengaku atau Tidak, Penganut Ajaran Syiah Tetap SesatReviewed by Admin on May 7Rating: 4.5Usai bedah buku “Potret Ulama” di Masjid kompleks Darul Hikam wal Ihsan, Bandung, pada Ahad (6/5/2012), KH Athian Ali Muhamad Da’i,  selaku Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), menerangkan tentang status para dai yang menyebarkan agama Syiah.   “Mereka yang berkeyakinan terhadap paham-paham

  • Penganut Syiah Husein bin Hamid Al Attas Ditantang Mubahalah!


    Penganut Syiah Husein bin Hamid Al Attas Ditantang Mubahalah!
    Penganut Syiah Husein bin Hamid Al Attas Ditantang Mubahalah!Reviewed by Admin on May 5Rating: 4.5Akhir- akhir ini keberadaan aliran sesat semakin merisaukan umat islam di indonesia. Diantara aliran sesat tersebut ada yang berani terang terangan seperti Ahmadiyah, JIL atau yang masih taqiyyahseperti Syiah. Diantara penyebar fikroh Syiah, tetapi ia enggan disebut dirinya penganut Syiah adalah

  • Kata Habib Rizieq Shihab, Ahlus Sunnah itu adalah Asy ‘ariyyah? Lucu sekali ya Habib Rizieq ini


    Kata Habib Rizieq Shihab, Ahlus Sunnah itu adalah Asy ‘ariyyah? Lucu sekali ya Habib Rizieq ini
    Kata Habib Rizieq Shihab, Ahlus Sunnah itu adalah Asy ‘ariyyah? Lucu sekali ya Habib Rizieq iniReviewed by Admin on May 3Rating: 4.5Bismillah, Seakan telah terjadi konsensus tak tertulis, bahwa setiap pengikut madzhab imam empat diberbagai belahan dunia selalu beraqidah Asy’ariyah,Syafi’i fiqihnya, Asy’ari aqidahnya. Hanafi fiqihnya, Asy’ari aqidahnya. MaLiki fiqihnya, Asy’ari aqidahnya. Hambali fiqihnya, Asy’ari aqidahnya.


blog comments powered by Disqus

YGenNet in Facebook

YGenNet in Twitter